Memuat...

Rabu, 24 Februari 2016

SI - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut baik rencana pencalonan Yusril Ihza Mahendra sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017. Ahok mengaku siap kalah jika dihadapkan dengan orang sekampungnya.

  “Ya bagus dong. Justru saya senang kalau bang Yusril bisa ikut. Kan saya sudah bilang dia orang hebat, kalau saya kalah juga wajar dong orang dia hebat. Kalau saya menang berarti saya hebat, kan menang lawan dia,” ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (23/2)


Menurut Ahok, kehebatan Yusril cukup diperhitungkan publik. Terlebih, Yusril pernah mencalonkan diri sebagai Presiden meski harus mundur,  karena almarhum Abdurahman Wahid (Gus Dur) saat itu ikut mencalonkan juga. 

Selain sebagai Ketua Umum Partai Politik, kata Ahok, sosok Yusril pun cukup diperhitungkan bangsa Indonesia karena beberapa kali telah menjadi Menteri, seperti Menteri Sekretaris Negara, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, serta lainnya. Kini Yusril dikenal sebagai pangacara ternama yang cukup diandalkan. 
“Dia kan pernah capres, pernah Ketua Umum Partai, Menteri. Bahkan, yang ketangkap jaksa saja bisa berhasil diloloskan. Orang lain kalau ditangkap jaksa ya ditangkap, dia mah bisa kabur, Berarti inikan orang hebat gitu , kalau orang hebat saya berharap dia nyalon dong, sekampung sama saya,” kata Ahok.

Meski banyak kehebatannya, Ahok memastikan tidak akan berpasangan dengan Yusril dalam Pilkada DKI 2017 nanti. Terlebih, kakak Yusril: Yuslih Ihza Burhanudin, mampu mengalahkan petahana yang notabene adik Ahok: Basuri Tjahaja Purnama, dalam Pilkada Belitung Timur 2015. “Ngapain saya berpasangan sama orang pintar gitu, repot saya. Kalau sama pak Djarot oke, jalan,” ucapnya.

Jika nantinya PDIP mengusungkan calon sendiri dan tidak memberi izin kepada Djarot Syaiful Hidayat (Ketua DPP PDIP yang saat ini menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta), Ahok tidak ambil pusing. Menurutnya, masih banyak tokoh lain baik politisi maupun profesional yang mau mendampinginya dalam Pilkada DKI 2017.
Terpisah, Yusril Ihza Mahendra menyatakan siap maju dalam Pilkada DKI 2017. Dia mengaku keputusan untuk maju dalam Pilkada DKI tidak datang tiba-tiba. Namun, telah direnungkan dalam-dalam dan dipertimbangkan secara matang. “Akhirnya saya putuskan hanya dengan satu kata, maju! Termasuk  keputusan untuk maju ke pencalonan gubernur DKI. Saya renungkan, saya pertimbangkan dan saya bertawakal,” tulis Yusril dalam akun twitternya.

Dalam diskusi bertemakan “Wajah Baru Idaman Warga Jakarta di Pilgub 2017″, Yusril mengaku maju dalam pencalonan gubernur DKI karena ingin menyiapkan Jakarta sebagai federal teritory.

Menurutnya,  dengan status federal territory itu akan membantu memudahkan memecahkan persoalan yang dihadapi ibu kota negara.
“Bagaimana pun memecahkan persoalan ibu kota membutuhkan bantuan dukungan daerah penyangga. Kalau hanya status sebagai pemda dia tidak bisa apa-apa kalau tidak dibantu pemda tetangga,” kata dia. Pin/P-5 / Koran Jakarta

AYO BERGABUNG..!!!


TIPS LOMBA SWAT

Latihannya sendiri dibagi menjadi 2 bagian, pertama adalah latihan cardiovascular. Latihan ini lebih banyak melibatkan jantung dan pembuluh darah. Beberapa contoh latihannya seperti lari, jalan cepat, berenang, bersepeda dll. “Porsinya bagi pembalap motor, dalam 1 jam latihan cardiovascular harus bisa membakar lebih dari 700 kalori. Berikutnya weight training alias latihan beban. Tentunya dibagian ini, porsi buat pembalap motor berbeda dengan atlet binaraga yang punya tujuan memperbesar otot. “Pada bagian yang satu ini, yang dibutuhkan pembalap motor adalah daya tahan. Oleh karenanya latihannya dengan beban yang tidak terlalu berat, namun jumlah pengulangan atau repetisinya lebih banyak dan satu kali geraknya dilakukan dengan cepat.By Chiocycleswat

SIDIMPUAN ONLINE

DETIK SIDIMPUAN