JAKARTA - Gerindra akan menggelar Kongres Luar Biasa hari
ini (Sabtu, 20/9). Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon enggan
berspekulasi peluang dirinya untuk menggantikan almarhum Suhardi sebagai
ketua umum baru."Yah, (tertawa kecil -red). Enggak mau spekulasi lah. Nanti ini kan kita akan melakukan kongres luar biasa, untuk pergantian Pak Suhardi," ujar Fadli saat dihubungi, Jumat (19/9).
Fadli mengatakan kalau aspirasi dari bawah menginginkan agar Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menunjuk langsung pengganti Suhardi. Dia mengatakan dalam pelaksanaan kongres luar biasa (KLB), hari ini, direncanakan perwakilan DPC dan DPD seluruh Indonesia bakal hadir.
"Nah, kemungkinan aspirasi dari bawah itu ya umumnya menginginkan langsung di tangan Pak Prabowo. Nanti itu kan suara dari bawah kan ya. Semua kan akan hadir nanti. Semua DPD, DPC seluruh Indonesia akan hadir," sebutnya.
Dari KLB ini nanti selanjutnya menurut Fadli bakal menentukan waktu kongres sebagai 'final' pengganti Suhardi.
"Jadi, nanti akan ada kongres. Ini kan kongres luar biasa. Nah, nanti akan ditentukan kongres yang definitif," ujarnya.
Fadli mengakui kalau partainya memerlukan pengganti Suhardi karena masih banyak tugas-tugas ke depan. Dia mencontohkan persiapan para kader Gerindra yang bakal bertugas di periode 2014-2019.
"Kita ingin biar Pak Prabowo mimpinlah. Sehingga kita bisa berkonsentrasi juga untuk pembagian tugas-tugas lain karena banyak sekali sekarang ini.
DPR misalnya juga. Pokoknya aspirasi dari bawah itu menginginkan Pak Prabowo menunjuk langsung di kongres berikutnya," katanya.
Berdasarkan sumber elite internal Gerindra, calon pengganti Suhardi tidak jauh dari sejumlah nama Wakil Ketua Umum Gerindra dan Anggota Dewan Pembina Gerindra. Pengalaman di politik dan bisa mengayomi kader Gerindra menjadi acuan.
"Ya itu nama-nama asal calon enggak jauh dari situ. Karena bisa saja Pak Prabowo langsung nanti nunjuk," ujar sumber tersebut.(dtc/c) | Harian SIB





